ALAHMAK... Bendahara KUD Karya Sawitri Dirampok di Jalan Sudirman Baganbatu , Rp100 Juta Lenyap... 

ALAHMAK... Bendahara KUD Karya Sawitri Dirampok di Jalan Sudirman Baganbatu , Rp100 Juta Lenyap... 
Istri korban saat mendapat perawatan setelah terjatuh dari motor saat hendak mengejar pelaku perampokan.

BAGANBATU(RIAUSKY.COM)- Aksi tindak kejahatan di wilayah hukum Polsek Bagan sinembah kian kembali meresahkan. Kali ini aksi perampokan di siang bolong menimpa salah seorang Bendahara KUD Karya Sawitri Kencana Paket D Kecamatan Balai Jaya.

Dalam aksi ini, pelaku berhasil menggondol uang Rp100 juta milik KUD Karya Sawitri yang ditaruh di dalam jok sepeda motor Honda Supra Fit X milik korban dengan Nopol BM 6214 PR. 

Kejadian ini terjadi pada Jumat (26/1/2018) sekira pukul 9.30 WIB di Jalan Jenderal Sudirman Pajak Baru, Kelurahan Baganbatu Kota.

Informasi yang berhasil dihimpun riaupotenza di lapangan, uang tersebut baru diambil dari Bank BNI oleh Bendahara KUD Kasdana dan istrinya Adek yang rencananya untuk pembayaran TBS kelompok tani. 

Usai mengambil uang, Kasdana dan istrinya singgah di salah satu toko pakaian di pajak baru hendak membeli peci (Lobe). Sesampainya di TKP, korban dan istrinya tanpa ada rasa curiga memarkirkan sepeda motornya di depan toko dan langsung masuk ke dalam toko.

“Baru sekitar 5 menit saya masuk ke dalam toko milih-milih lobe, pas saya lihat keluar nampak orang sudah membuka jok kereta dan saya langsung mengejar dengan meneriaki maling dan orang itu langsung tancap gas ke arah Sumut,” terang Kasdana.

Diceritakan Kasdana, pelaku diketahui berjumlah 2 orang dengan menggunakan sepeda motor laki-laki dengan membawa kabur uang di dalam plastik asoy tersebut. Ia berusaha ingin mengejar namun apa daya kendaraan yang ia pakai tak sebanding dengan kendaraan pelaku, ditambah lagi saat kejadian istri korban jatuh pingsan. “ Satu gemuk yang satu kurus agak tinggi,” terang Kasdana dengan menjelaskan ciri-ciri pelaku.

Akibat kejadian ini, selain mengalami kerugian uang Rp100 juta, istri korban juga mengalami syok berat dan dilakukan perawatan intensif di Klinik Permai Baganbatu.

Ketua KUD Karya Sawitri H Paidi yang ditemui wartawan Rohil saat berada di Klinik Permai mengatakan, uang tersebut rencananya akan digunakan untuk pembayaran TBS kelompok tani KUD Karya Sawitri.

“Ya memang selama ini setiap pengambilan uang dibawah Rp100 juta kita tidak pernah membawa pengawalan kecuali gajian kelompok. Dan hari ini memang kita membutuhkan dana besar untuk pembayaran tunai kepada kelompok tani,” terang H Paidi.

Kapolres Rohil AKBP Sigit Adi Wuryanto SH MM yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Eka AP SH SIK yang didampingi Kanit Reskrim Iptu Amru Abdullah mengatakan, sampai saat ini korban belum ada membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.

“Kami belum menerima laporan resmi dari korban,” ungkap Iptu Amru Abdullah saat dikonfirmasi.(R04/rpz)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional